Saya mendapatkan kosa kata heart touching moments dari sebuah iklan serial di televisi berbayar. There have been heart touching moments, begitu kalimat lengkapnya. Terjemahan bebasnya kira kira momen yang menyentuh hati he he.. cmimw.
Momen yang menyentuh.. Mungkin lebih condong ke saat saat yang menyemburatkan rasa haru dalam hati. Begitu banyak momen yang dapat mendorong perasaan haru. Rasa haru yang tiba tiba muncul tanpa mampu dibendung, hingga menggulirkan setetes air di pelupuk mata.
Peristiwa yang berpotensi menjadi heart touching moments bagi saya diantaranya:
Menghadiri kajian, terlebih lagi jika membahas tentang keutamaan para sahabat rodiallohuanhu, mahalnya hidayah, dan kewajiban berbakti kepada orangtua.
Hadir dalam akad nikah, saya selalu membayangkan bagaimana perasaan orangtua mempelai wanita saat melepas putri tercintanya dan mempercayakannya kepada laki laki yang mungkin belum sepenuhnya dia kenal, entah perasaan apa saja yang berkecamuk di hati para ayah..
Mengikuti sholat jenazah dan mengantarkan ke pemakaman, peristiwa ini pasti mendorong kekhawatiran pada saya, apakah yang akan terjadi nanti saat saya yang terbujur kaku..
Selain momen momen diatas terdapat juga momen lain yang mungkin dirasakan oleh sebagian orang terlalu biasa, namun entah mengapa bagi saya tetap memiliki potensi menjadi heart touching moments, diantaranya:
Saat tim kesayangan bangkit dan memenangkan pertandingan seperti peristiwa istambul 2005 he he… Pertandingan liga regulerpun mampu membangkitkan sensasi ini.
Saat perusahaan tempat saya bekerja mengikuti awarding dan berhasil melampaui target bod.
Saya meyakini tidak semua momen memiliki penjelasan logis mengenai kemampuannya menggetarkan hati, terkadang guliran air mengalir deras di satu momen, namun di momen lain yang hampir sama getaran tersebut hampir tidak dirasakan..
Bahkan membaca bbm pamitan dari seorang sahabat yang akan merantau jauhpun mampu menjadi heart touching moments yang teramat sangat.
Author: bayusubayu
walimah
Walimah ditinjau dari aspek bahasa artinya adalah sempurna dan berhimpunnya sesuatu.
Sedangkan walimah, bila ditinjau dari aspek istilah, pengertiannya adalah hidangan yang khusus diperuntukkan untuk pesta pernikahan.
sumber » http://buku-islam.blogspot.com/2006/09/hukum-hukum-walimah_16.html?m=1
Kemaren kami berkesempatan untuk membantu pelaksanaan walimah tetangga. Suatu kesempatan bagi saya untuk membalas kebaikan beliau hafidzhahulloh.
Saya mendapatkan tugas untuk mengantar – jemput keluarga besan dari masjid ke rumah tempat acara diselenggarakan. Jalan akses masuk ke komplek kami yang sempit menyebabkan bis besar tidak dapat memasukinya. 8 kendaraan disiapkan untuk wara wiri, seluruhnya adalah tetangga yang juga sering mengikuti kajian beliau.
Acara dimulai jam 8:30, diawali dengan assatid membacakan susunan acara, adab yang harus dilakukan selama acara, dan do’a untuk pengantin serta do’a untuk tuan rumah yang telah menyajikan makanan.
Setelah itu khotbah nikah sekitar setengah jam, yang berisikan nasihat terutama bagi pengantin yang seluruhnya didasarkan pada dalil yang shahih. Kemudian diakhiri dengan akad nikah. Sungguh acara walimah yang singkat dan sesuai dengan tuntunan agama ini.
Para tamu kemudian dipersilahkan mendo’akan dan menikmati sajian yang disediakan.
Berikut do’a untuk pengantin
بَارَكَ اللهُ لَكَ وَبَارَكَ عَلَيْكَ وَجَمَعَ بَيْنَكُمَا فِيْ خَيْرٍ.
“Semoga Allah memberi berkah kepadamu dan atasmu serta mengumpulkan kamu berdua (pengantin laki-laki dan perempuan) dalam kebaikan.”
(HR. Penyusun-penyusun kitab Sunan, kecuali An-Nasai dan lihat Shahih At-Tirmidzi 1/316)
sumber » http://www.alsofwah.or.id/index.php?pilih=lihatdoa&id=54
Adapun do’a bagi tuan rumah adalah
اَللَّهُمَّ بَارِكْ لَهُمْ فِيْمَا رَزَقْتَهُمْ، وَاغْفِرْ لَهُم،ْ وَارْحَمْهُمْ
“Ya Allah, berkahilah apa-apa yang Engkau karuniakan kepada mereka, ampunilah mereka dan sayangilah mereka.” Hadits shahih: Diriwayatkan oleh Muslim (no. 2042), at-Tirmidzi (no. 3576), Abu Dawud (no. 3729), dari ‘Abdullah bin Busr radhiyallaahu ‘anhu.
Sumber » http://almanhaj.or.id/content/3229/slash/0/walimatul-urus-pesta-pernikahan/
Oh ya dalam acara ini tidak terjadi campur baur antara laki laki dan perempuan.
kenapa bayusubayu
| Feb 3, ’12 6:45 PM |
bayusubayu
saat ketidakpastian itu kembali..
| Jan 6, ’11 8:29 AM |
Bersedia ditempatkan dimana saja. Kembali klausul tersebut terngiang, seiring beredarnya kabar tak jelas soal rencana mutasi.
Terbayang kembali tahun 2007, saat kebijakan itu menimpa. Packing perabotan, survey lokasi kontrakan, nyewa truk, dan segala macam keribetan pindahan.
Akankah semua itu terulang kembali di awal tahun ini..
Ngapain sih dibawa ke kabin
| Dec 18, ’10 9:35 PM |
Entah mengapa belakangan ini penumpang pesawat semakin enggan meletakkan barang bawaannya di bagasi. Mungkin karena seringnya kehilangan, tertukar, lamanya waktu bongkar muat, atau bahkan tidak tahu ada fasilitas bagasi.
Biasanya penumpang hanya membawa tas jinjing kecil ataupun tas ransel yang berisi barang penting yang riskan jika diletakkan di bagasi, terkadang sekardus buah tangan pun ikut ke dalam kabin. Namun kini tanpa mempedulikan kapasitas barang yang dibawa, penumpang seolah-olah berlomba mengajak barang bawaannya masuk kabin.
Seperti penumpang satu ini, ia membawa seluruh barangnya ke kabin, koper troli, tas tangan, tas laptop, tas sedang, dan kardus printer, aliran penumpang mendadak macet saat wanita itu memaksa melewati lorong kabin, belum lagi saat ia menaiki kursi untuk memasukkan kardusnya ke tempat barang..
Lain lagi dengan penumpang ini, walaupun ia hanya mengajak satu bawaannya ke kabin, tapi ukurannya yang luar biasa membuat awak kabin kesulitan memasukkannya ke tempat barang, hingga akhirnya diambil keputusan untuk menempatkan ransel super besar tersebut di ruang awak kabin..
