Mengantar

Jum’at jelang jam 24, informasi itu menyebar. Salah seorang Ustadz pengisi kajian di masjid kami berpulang. Beliau mengalami sakit cukup lama, anggota tubuh bagian bawah sudah tidak bisa digerakkan.

Suasana setelah sholat jenazah

Jelang jum’atan jenazah tiba di masjid, hujan deras hingga akhir sholat jum’at. Hampir seluruh jamaah sholat jumat lanjut mengikuti sholat jenazah. Seorang berbisik mungkin ini adalah rekor sholat jenazah terbanyak di masjid itu.

Beliau orang baik. Mengajar tahsin di masjid kami. Gigih mengingatkan untuk menamatkan 1 juz tiap hari. Salah seorang yang saya kenal sangat akrab dengan Al Qur’an.

Haru sangat, terlintas jika jumat itu merupakan skenario terbaik untuk meninggalkan dunia. Disholatkan oleh jemaah sholat jumat satu masjid. Apalagi dengan pemahaman yang sama. Maasyaa Allah

Kapan kita dan bagaimana, semoga dalam kondisi yang baik juga

Camping

Dari tukang rebahan jadi anak camping. Bermula hanya nemenin orang rumah, akhirnya malah jadi tukang belanja perlengkapan. Seperti biasa gak kerasa udah setahun aja.

El mande

Berikut list yang sudah kami singgahi hingga saat ini:

Rekap Camping Bareng

  1. Bromelia (sept 24)
  2. ⁠cidahu (okt 24)
  3. ⁠bukit damar (nop 24)
  4. ⁠masada (mei 25)
  5. ⁠el mande (juli 25)

Soon insyaa Allah
6. taman pinus (okt 25)
7. ⁠nyampai (des 25)

Solo/mini camping bareng

  1. Desa pelangi sentul (des 24)
  2. ⁠Rainbow riverside (jan 25)
  3. Cozyland (jun 25)
  4. ⁠Didesa eco camp (agt 25)
  5. ⁠Panorama hills (sep 25)

Nyemplung juga

Tau tau maen juga. Siang siang, ntreng ntrengan. Dulu cuma bingung kok pada bisa panas panasan maen. Sekarang jadi pelaku

Akhirnya maen juga. Kegiatan yang dulu dianggap bukan olahraga. Sekarang ngusahain bisa

Semua berputar. Dulu menghindari. Sekarang ngajakin

Makalah

Makalah, proposal, paper, artikel, skripsi, thesis, disertasi dan semua kawan kawannya. Karya tulis yang tiga tahun ini semakin intens menenami. Mengantri, menunggu untuk diselesaikan.

Dimanapun kapanpun…

Enam semester berlalu. Masih ada revisi proposal, seminar hasil, sidang tertutup, dan sidang terbuka yang menanti. Masih ada juga dua artikel scopus yang belum tembus. Ditambah lagi makalah pjs yang harusnya sudah submit.

Satu yang paling penting adalah menulis sesuai dengan kebutuhan. Awal awal kuliah tulisan saya dikritisi karena terlalu to the point dan lugas. Perlahan gaya tulisan dirubah lebih lambat dan mendetail. Sayangnya gaya tersebut terbawa saat diminta menyelesaikan malalah sebagai prasyarat melewati PJS. Otomas kritisi dari sisi yang berlawanan diterima. Gak nyambung dan nano nano he he

No worry. You asking, i’m delivering insyaa Allah