penjaga gerbang

Penjaga gerbang berdiri lunglai di sisi gerbang, terlalu lelah ia mengawasi barang barang yang terus mendesak masuk.
Sebenarnya tugas utama yang dipercayakannya tidak terlalu rumit, hanya memastikan seluruh barang yang masuk sudah memenuhi prasyarat yang ditentukan, mulai dari permintaan, ketersediaan, perencanaan, hingga pengadaan.
Dengan sekuat tenaga penjaga gerbang berupaya melaksanakan tugas dengan sebaik baiknya. Alat alat pendukung yang membantu kelancaran tugasnya pun tersedia, semua diupayakan supaya kaku. Hanya ada dan tidak, memenuhi dan tidak memenuhi, hitam dan putih, sesederhana itu.
Namun apa daya, saat ia melaksanakan tugasnya dengan sungguh sungguh, terlampau banyak tuntutan dan rengekan, berjuta alasan dikemukakan hanya untuk mendorong barang masuk. Bahkan alat pendukung yang sudah kaku diupayakan untuk dimodifikasi supaya dapat mengakomodir keperluan tadi.
Hmm.. Lelah lunglai sangat, entah sampai kapan penjaga gerbang dapat bertahan

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s