jebolnya tangga bis kota

Jan 29, ’09 10:21 AM

seperti biasanya rutinitas pagi ini dilalui dengan menaiki 46

jalur bis kota yang melintasi gatsu

tak ada hari kerja yang dilewati tanpa menikmati penuhnya bis ini

ups, terkadang ojek pun bisa jadi pilihan jika waktu sudah mepet atau ada janji pagi di cilegon

bis berjalan lambat, semakin lama ruang yang tersedia sudah tidak mampu lagi menampung para pekerja yang terus mendesak naik

semua ruang sudah terisi, bahkan di pintu bis kenek berebut tempat dengan penumpang

hingga tiba tiba, “bruk…!”

sebagian penumpang menjerit

semua menoleh pada sumber suara

ternyata anak tangga kedua lepas dari tempatnya, untung bagian depannya masih bisa menahan beban, jika tidak waduh…

bagian belakang yang terlepas langsung menyajikan pemandangan aspal jalan

jika bagian depan ikut terlepas dipastikan 3 orang penumpang yang berdiri tepat di anak tangga itu jatuh ke jalan

tambah lagi pekerjaan kenek pagi itu

dia harus mengarahkan penumpang yang naik ataupun turun bis untuk berakrobat melalui tangga yang sebagian sudah terlepas…

gimana kalo seluruh lantai bis yang jebol ya…

cilegon – jakarta

Jan 20, ’09 3:17 AM

bayak yang bisa dibandingkan antara dua kota tersebut

uraian berikut mengulas perbedaan keduanya dari ritme kerja karyawan

No      Keterangan                                 Cilegon                   Jakarta

1      Berangkat kantor                           7:45                        5:30

2      Waktu tempuh                              15 menit                  2 jam

3      Istirahat Siang                               Pulang                    Bawa bekel, makan di ruangan

4      Nyampe Rumah                             16:45                     19:00

dalam sehari karyawan di jakarta akan menghabiskan waktu di jalan selama 4 jam, jika ada pertemuan di cilegon, maka waktu yang dihabiskan di jalan mencapai 8 jam (waktu tempuh cilegon jakarta pp sekitar 4 jam) yang merupakan waktu kerja normal dalam sehari

wah kalo sudah begini barulah waktu dirasakan sangat berharga

untuk yang memiliki waktu tempuh antara rumah dan kantornya terbilang singkat, berbahagialah..

bedol desa

ImageBerubahnya orientasi multiply dari situs jejaring sosial menjadi situs belanja online memaksa saya untuk memindahkan tulisan disana ke blog ini. Total terdapat 21 tulisan yang akan saya sajikan secara berurutan setelah postingan ini.

Saya akan mencantumkan tanggal asli saat tulisan tulisan itu diposting untuk memudahkan saya menggali kembali suasana saat tulisan dibuat. Umumnya tema yang diangkat adalah kisah komuter, saat itu saya masih tinggal di daerah penyangga ibukota dan bekerja di ibukota, sehingga sehari hari harus menempuh jarak sekitar 100 km pulang pergi  untuk bekerja.

Selamat menikmati sajian baru tapi lama he he..

 

Masjid Imam Ahmad bin Hambal

Perjumpaan pertama saya dengan masjid ini terjadi pada tahun 2007. Saat itu saya dalam perjalanan mencari kontrakan. Masjid belum seluas saat ini, di sebelah kiri masih terdapat lahan kosong. Saya sempat beberapa kali mengikuti kajian sebelum akhirnya diliburkan karena masjid akan dipugar. Lama saya tidak mengunjungi masjid ini hingga akhirnya hampir setahun kemudian kajian kembali dimulai.

Luas bangunan masjid bertambah hampir 100%, begitu pula sedikit lahan parkir di area masjid. Awal kajian di masjid yang baru dipugar masih terasa lenggang, Kapasitas masjid yang bertambah drastis membuat peserta kajian seolah olah menjadi sedikit.

Namun hal itu tidak berlangsung lama, peserta kajian terus bertambah memenuhi segenap celah masjid. Kini masjid sudah tidak mampu lagi menampung peserta kajian. Karpet yang dibentangkan di sisi kiri masjid dan area parkir depan masjidpun sudah dipenuhi peserta. Sungguh menyenangkan melihat antusiasme para penuntut ilmu, suasana terik di luar masjid tidak mengurangi konsentrasi mendengar dan mencatat kajian. Semoga kita semua tetap istiqomah meniti jalan ini. Aamiin

 

akhirnya

Senin besok jika tidak ada aral melintang, diperkirakan akan terbit pengumuman yang sangat dinantikan. Pengumuman mengenai satu keputusan yang mungkin sejak 10 tahun lalu sudah menghiasi mimpi mimpi indah, keputusan yang bahkan sebagian orang berusaha membuang jauh jauh hanya demi menghindari rasa kecewa yang membuncah saat keputusan itu tak kunjung tiba. Keputusan yang akan membuka jalan karir seorang karyawan, menjadi titik awal masa kerja. Keputusan pengangkatan pegawai tetap..
Terus terang saya akan sangat berbahagia untuk teman teman saya yang akhirnya berhasil mendapatkan status ini. Teman teman yang mungkin hanya berselisih 1 atau 2 tahun dengan saya saat memulai kerja disini. Teman teman yang demikian setianya menantikan keputusan ini keluar, tetap bekerja memberikan yang terbaik, berjibaku menuntaskan tugas yang dipercayakan kepadanya.
Entah berapa kali kekecewaan mendera, penantian tak kunjung tiba, penyerobotan yang demikian kasarnya, hingga hilangnya berkas dokumen yang hingga kini tetap menjadi misteri.
Namun hal tersebut tidak mempengaruhi etos kerjanya, tetap tekun bekerja seolah tidak ada yang terjadi..
Hmmm betapa perusahaan ini membutuhkan lebih banyak lagi orang orang seperti itu, loyalitas, integritas yang tak lekang oleh waktu, seakan tak pernah peduli dengan status yang tak jua diperoleh.
Betapa saya salut akan kegigihan mereka..
Selamat bergabung teman, semoga status ini tidak menghanyutkan kinerja yang telah ditunjukkan selama ini
*big hug