hutang

Jeratan hutang bagaikan candu. Awalnya kecil, terus menumpuk hingga membesar. Terperosok semakin dalam tanpa disadari. Kenikmatan sesaat yang membawa derita berkepanjangan.
Kondisi semakin runyam saat hutang tersebut mengandung riba. Bunga berbunga. Semakin sulit melunasi, semakin lama berhutang, semakin besar bunga yang harus dibayarkan. Pontang panting hanya untuk menutupi bunga, padahal bunga baru yang timbul jauh lebih besar dari jumlah yang dibayar. Tenggelam dalam kubangan riba.
Beberapa kali saya menyaksikan bagaimana orang yang terpuruk dalam situasi ini seakan hilang akal. Melakukan segala hal untuk mebebaskan dirinya dari kubangan. Melewati hari hari menutup bunga berbunga yang tak berbatas..

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s