karyawan, pilihan atau keharusan

Oct 8, ’09 6:14 AM

Mencari nafkah itu wajib. Tetapi menjadi karyawan itu apakah termasuk kewajiban juga. Hi hi pastinya bukan, tapi mengapa seseorang memilih menjadi karyawan?
Kenapa saya menjadi karyawan. Apakah ada pilihan lain? Sebenarnya banyak alternatif lain selain karyawan, ada buka usaha sendiri, menjadi tenaga profesional, konsultan, ataupun freelance.
Tapi selain karyawan, masih sukar untuk dibayangkan bagaimana caranya menjalani profesi lain. Bagaimana cara memulainya. Apa karena sejak dulu sudah terpatri harus jadi karyawan, sehingga tidak mampu menjalankan atau bahkan sekedar membayangkan profesi selain karyawan.
Banyak buku ditulis untuk berpaling dari dunia karyawan. Banyak kisah sukses orang-orang yang merintis usaha baru. Tapi untuk memulai kearah sana memang belum terpikirkan, atau itu hanyalah alasan semata, sebagai pemebenaran dari rasa takut untuk meninggalkan dunia karyawan 🙂

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s