Siklus (lagi)

Jelang tutup tahun buku. Perhatian akan kembali condong ke akuntansi keuangan. Proses penyusunan laporan keuangan Desember hingga proses audit yang sudah dimulai. Laporan audit yang biasanya terbit di bulan Maret akan menjadi penutup kegiatan ini.
Perhatian ke akuntansi manajemen akan mulai berkurang. Proses penyusunan anggaran yang sudah dimulai sejak pertengahan tahun akan segera diakhiri dengan RUPS pengesahan RKAP. Berakhir pula segala diskusi, argumentasi dan simulasi saat anggaran disahkan. Target telah ditetapkan, program kerja telah dicanangkan.
Dua kegiatan besar yang akan menjadi pamungkas segala rutinitas. Laporan bulanan, evaluasi kinerja, kesesuaian dengan target, proyeksi hingga simulasi. Awal hingga akhir tahun, akuntansi akan selalu menemani hari. Akuntansi keuangan dan akuntansi manajemen, kapanpun, akan selalu membayangi..

akuntansi manajemen

Hari hari ini konsentrasi saya lebih terfokus pada bidang akuntansi manajemen. Penyajian informasi bagi kebutuhan internal perusahaan. Realisasi kinerja dibandingkan target, tren bulanan, serta proyeksi dan target yang akan diraih.
Akuntansi manajemen tidak memiliki ketentuan khusus mengenai format laporan yang disajikan. Materi yang disajikan pada dasarnya bersumber dari akuntansi keuangan, dengan penambahan informasi lain yang belum ada. Misalnya volume, tren, dan analisa.
Tren, analisa, serta proyeksi merupakan inti informasi yang disajikan. Berdasarkan informasi ini manajemen akan memutuskan tindakan yang akan ditempuh dalam mengamankan pencapaian target perusahaan. Pilihan alternatif yang bisa ditempuh disimulasikan dalam proyeksi.
Pentingnya proyeksi bagi pengambilan keputusan membuat bagian yang terlibat dalam proses ini harus selalu siap sedia. 24 jam sehari, 7 hari seminggu. Selalu siap seandainya manajemen membutuhkan alternatif proyeksi berdasarkan asumsi yang berbeda. Alat komunikasi selalu aktif, dan berada dalam jangkauan. Siaga satu menantikan data baru untuk disimulasikan menjadi proyeksi.