Jam 9.10 duduk rapih di salah satu ruang. Memenuhi surat panggilan. Tertulis jelas 9.30.
Jam 11.30 acara baru dimulai. Perangkat yang diperlukan akhirnya lengkap. 10 orang berjejer melakukan sumpah.
1 jam waktu yang diperlukan untuk 1 orang. 9 orang menunggu di luar. Lama menanti. Melawan jenuh.
Jam 14.30 kembali kami dikumpulkan. Waktu yang tersedia tidak cukup. Diminta kembali hadir di lain kesempatan.
Gombal. Sehari terbuang begitu saja. Senewen menunggu giliran yang tak jua tiba.
Author: bayusubayu
Kawan
Berita itu datang juga di pagi ini. Kepergian seorang kawan. 4 bulan sejak terdeteksi kanker nasofaring.
Kawan yang sungguh sangat dekat kala kuliah. Melalui hari di kegiatan ekstra kampus. Masih teringat motor astrea star hitam yang selalu beliau bawa. Kerupuk yang selalu menemaninya makan. Gaya dan candanya yang tak terlupakan.
2 minggu lalu kontak terakhir dengannya. Rencana berkunjung yang urung dilakukan karena kondisinya yang menurun. Kini beliau telah pergi. Semoga diberikan ampunan dan rahmat, diberikan keselamatan dan dimaafkan.
Enggan
Serius menatap layar. Menyimak isyarat pemateri. Bersiap membalik slide.
Waktu tersisa semakin sempit. 15 menit menjelang adzan. Tak jua tampak rapat ini akan segera berakhir.
Tanya jawab seakan tak ada habisnya. Pimpinan rapat masih sangat antusias. Mengamati materi, mencari pertanyaan. Continue reading
12 tahun
Sekilas melihat promo dari salah satu pembuat pesan instant. Mini drama dengan judul sama dengan film yang pernah hit dulu. 12 tahun yang lalu
12 tahun yang lalu. Menerawang. Mencoba mengingat kembali. Apa yang telah saya lalui selama 12 tahun ini.
12 tahun yang lalu saya sudah di kantor ini. Tentunya dengan tanggung jawab yang belum sebesar sekarang. Pekerjaan yang tidak terlalu menuntut. Waktu luang yang sangat memadai. Continue reading
Mewah
Mewah itu saat dapat melaksanakan kewajiban utama secara tepat waktu dan berjamaah di masjid. Menghentikan seluruh aktivitas. Meninggalkan sejenak rapat yang berlangsung. Continue reading
