Camping

Dari tukang rebahan jadi anak camping. Bermula hanya nemenin orang rumah, akhirnya malah jadi tukang belanja perlengkapan. Seperti biasa gak kerasa udah setahun aja.

El mande

Berikut list yang sudah kami singgahi hingga saat ini:

Rekap Camping Bareng

  1. Bromelia (sept 24)
  2. ⁠cidahu (okt 24)
  3. ⁠bukit damar (nop 24)
  4. ⁠masada (mei 25)
  5. ⁠el mande (juli 25)

Soon insyaa Allah
6. taman pinus (okt 25)
7. ⁠nyampai (des 25)

Solo/mini camping bareng

  1. Desa pelangi sentul (des 24)
  2. ⁠Rainbow riverside (jan 25)
  3. Cozyland (jun 25)
  4. ⁠Didesa eco camp (agt 25)
  5. ⁠Panorama hills (sep 25)

Nyemplung juga

Tau tau maen juga. Siang siang, ntreng ntrengan. Dulu cuma bingung kok pada bisa panas panasan maen. Sekarang jadi pelaku

Akhirnya maen juga. Kegiatan yang dulu dianggap bukan olahraga. Sekarang ngusahain bisa

Semua berputar. Dulu menghindari. Sekarang ngajakin

Makalah

Makalah, proposal, paper, artikel, skripsi, thesis, disertasi dan semua kawan kawannya. Karya tulis yang tiga tahun ini semakin intens menenami. Mengantri, menunggu untuk diselesaikan.

Dimanapun kapanpun…

Enam semester berlalu. Masih ada revisi proposal, seminar hasil, sidang tertutup, dan sidang terbuka yang menanti. Masih ada juga dua artikel scopus yang belum tembus. Ditambah lagi makalah pjs yang harusnya sudah submit.

Satu yang paling penting adalah menulis sesuai dengan kebutuhan. Awal awal kuliah tulisan saya dikritisi karena terlalu to the point dan lugas. Perlahan gaya tulisan dirubah lebih lambat dan mendetail. Sayangnya gaya tersebut terbawa saat diminta menyelesaikan malalah sebagai prasyarat melewati PJS. Otomas kritisi dari sisi yang berlawanan diterima. Gak nyambung dan nano nano he he

No worry. You asking, i’m delivering insyaa Allah

Menjumpa

Perjumpaan singkat ini pun kembali harus diakhiri

Perasaan merindu yang langsung menyeruak saat meninggalkan

Berharap diberikan kesempatan untuk kembali lagi

Semoga..

Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

يَقُولُ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ : إِنَّ عَبْدًا أَصْحَحْتُ جِسْمَهُ وَأَوْسَعْتُ عَلَيْهِ فِى الْمَعِيشَةِ تَأْتِى عَلَيْهِ خَمْسَةُ أَعْوَامٍ لَمْ يَفِدْ إِلَىَّ لَمَحْرُومٌ

Allâh Azza wa Jalla berfirman, “Sesungguhnya seorang hamba yang telah Aku anugerahi kesehatan badan, Aku telah luaskan penghidupannya, telah lewat padanya lima tahun, (namun) dia tidak mendatangiKu (yakni: melakikan ibadah haji), dia benar-benar dicegah (dari kebaikan).
Referensi : https://almanhaj.or.id/4139-tidak-berhaji-padahal-mampu-termasuk-dosa-besar.html